Bagaimana kita membaca Wedhatama dan Wulangreh dalam konteks kekinian? Mungkin kita akan dengan mudah mengatakan bahwa pengarang Wedhatama, yakni Kanjeng Gusti Pangeran Arya Adipati (KGPAA) Mangkunegoro IV terasa sinis saat membicarakan agama Islam. Sementara pengarang Wulangreh, yakni Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (ISKS) Pakubuwono IV terasa lebih bisa menerima ajaran agama Islam. Tapi, apakah sesederhana itu?
Read the rest of this entry »
Islam di Mata Dua Raja Jawa
11 04 2009Comments : Leave a Comment »
Tags: Gusti Pangeran Arya Adipati, Islam, jawa, Mangkunegoro IV, raja
Categories : Islam
DENGAN SEDEKAH, HIDUP LEBIH BERKAH
22 03 2009
Kabsyah al-Anmary berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga hal di mana aku bersumpah di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya. Ketiga, tidak ada seorang hamba pun yang membuat kericuhan dan onar, melainkan Allah akan membukakan pintu kefakiran kepadanya” (HR. Ahmad).
Comments : Leave a Comment »
Tags: berkah, hidup, sedekah
Categories : Islam











